Lay Up Shot : Arti, dan Jenis Gerakan

Dalam artikel berbagai jenis shoot di dalam olahraga bolas basket disebutkan beberapa jenis cara melempar bola langsung ke ring basket. Salah satunya adalah Lay-up shot. Lay-up shot adalah upaya tembakan yang dilakukan dengan melangkah atau berlari ke salah satu sisi ring basket untuk kemudian melompat dan memasukkan bola ke dalam keranjang. Tembakan jarak dekat dari permainan bola basket, seolah-olah bola diantar ke dalam ring basket yang didahului dengan gerakan dua langkah adalah teknik lay-up. Ciri khas lay-up shot adalah gerakan melangkah dua langkah di daerah bersyarat. 

Meski gerakannya terlihat sederhana, lay-up membutuhkan latihan agar hasilnya sempurna. Dalam permainan bola basket, daerah bersyarat atau disebut juga three second area adalah tempat di dekat ring basket yang berfungsi sebagai daerah terjadinya pelanggaran 3 detik yang dilakukan oleh pemain dari regu penyerang. Lay-up kerap dilakukan oleh pemain basket saat melakoni pertandingan karena teknik ini sangat mudah dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Lay-up dengan bola yang masuk ke dalam keranjang akan menghasilkan dua poin.


Lantas bagaimana cara melakukan lay-up yang baik dan benar?

Saat menggiring (dribble) bola, gerakan tangan, kaki, dan pantulan bola harus sinkron. Maksudnya, ketika tangan kanan yang men-dribble bola, maka kaki kiri yang maju. Begitu juga sebaliknya. Langkah untuk melakukan lay-up tidak dilakukan dari luar garis tiga poin. Sebab, lay-up dari luar garis tiga poin memiliki risiko cedera yang tinggi dan kesempatan untuk diblok lawan lebih besar. Ketika melakukan lay-up, lompatan dilakukan ketika mendekati ring dengan arah ke atas, bukan ke depan. Tembakan bisa dilakukan dengan memantulkan bola ke papan pantul (backboard). Lay-up sebaiknya dilakukan dengan teknik finger roll atau melepaskan bola menggunakan jari-jari. Hal ini akan membuat bola yang dilepaskan bergerak lebih halus. Teknik mendarat yang benar setelah melakukan lay-up shot adalah menggunakan telapak kaki.

Kesalahan yang Kerap Terjadi saat Melakukan Lay-up Lay-up shooting merupakan hal yang sangat penting daiam permainan boia basket karena selain menembak dengan jarak yang dekat. Lay up shooting memungkinkan untuk mencetak poin sangatlah besar. Namun, dalam pelaksanaannya sering terjadi kesalahan dalam gerakan lay-up shooting. Kesalahan yang sering terjadi adalah sebagai berikut: - Langkah kaki tidak teratur. 


- Bola tidak dikuasai secara baik. Jika bola tidak dikuasai secara baik, maka pemain lawan akan lebih mudah mencuri bola dan menggagalkan upaya untuk melakukan lay-up. 

- Tidak ada lompatan atau gerakan lanjutan.

Beberapa Jenis Lay-U
Ada empat macam lay up dalam permainan bola basket :
1. Finger Roll Lay Up 


 Finger roll lay up juga disebut dengan istilah underhand lay up. Teknik ini dilakukan dengan cara menembakkan bola dengan jari-jari menghadap ke depan, kemudian menggulirkan bola dari ujung jari sambil mengulurkan tangan ke ring. 


2. Reverse Lay Up 

Reverse lay up adalah teknik lay up yang diakhiri dengan memasukkan bola pada arah berlawanan dari garis lapangan saat memulai serangan. Misalnya, jika lay up dilakukan dari sisi kanan ring basket dengan menggunakan tangan kanan, maka tumpuan terakhir adalah kaki kiri.


3. Power Lay Up 

Power Lay-Up Kombinasi putara 360 derajat

Menangkap bola sambil melayang mendarat satu kaki di depan melangkahkan kaki lain melompat mendekati basket sambil memasukkan bola disebut lay up shoot. Namun pada power lay up, dilakukan dengan menggunakan tumpuan dua kaki (2-foot jump stop) sebelum melompat untuk melakukan tembakan. 


4. Putback Lay up 

Layup jenis ini adalah gerakan kombinasi antara offensive rebound dan lay up. Ketika seorang pemain mendapatkan kesempatan untuk melakukan rebound dalam posisi sedang menyerang, ia bisa melakukan reverse lay up secara cepat untuk memasukkan bola ke dalam keranjang.

Tidak ada komentar: