Aturan Travelling Dalam Pertandingan Bola Basket, Contoh dan Akibatnya

Travelling di sini bukan artinya bepergian atau jalan-jalan ya. Travelling dalam bola basket adalah pelanggaran yang terjadi ketika seorang pemain mengambil terlalu banyak langkah tanpa menggiring bola. Aturan praktis yang biasa adalah bahwa seorang pemain hanya boleh mengambil dua langkah tanpa menggiring bola; tiga langkah adalah perjalanan. Namun, pada kenyataannya aturan ini jauh lebih rumit.



Apakah itu Traveling ?

Secara umum pengertian traveling adalah sebuah pelanggaran dalam bola basket dimana seorang pemain mengambil terlalu banyak langkah tanpa menggiring bola, umumnya lebih dari 2 langkah tanpa memantulkan bola ke lantai. 


Travelling dapat terjadi ketika seorang pemain menerima bola saat bergerak atau diam, atau ketika seorang pemain mulai menggiring bola. Itu terjadi setiap kali seorang pemain mengambil langkah tanpa menggiring bola. Ketika seorang pemain berhenti menggiring bola, mereka harus membentuk kaki pivot. Pivot foot digunakan untuk berbelok dari sisi ke sisi tanpa menggerakkan satu kaki stasioner, untuk menghindari dipanggil untuk melakukan perjalanan.
 

Pivot foot adalah kaki yang harus tetap berada di tempat yang sama di lantai. Kaki lainnya diizinkan untuk bergerak ke segala arah beberapa kali, selama kaki pivot tetap berada di tempatnya. Jika kaki pivot bergerak atau meninggalkan tanah, maka dihitung sebagai 1 langkah.

Jika seorang pemain menerima bola dengan dua kaki di tanah, kedua kaki dapat digunakan sebagai kaki pivot. Jika seorang pemain menerima bola di udara, kaki mana pun yang menyentuh tanah lebih dulu adalah kaki pivot. Jika seorang pemain menerima bola di udara dan kedua kakinya menyentuh tanah pada saat yang bersamaan, salah satu kaki dapat digunakan sebagai pivot. Hal ini dikenal sebagai berhenti melompat.


Sebuah lompatan berhenti dihitung sebagai satu langkah. Seorang pemain diperbolehkan untuk menggunakan pivot setelah jump stop kecuali ada langkah sebelum jump stop.

Kaki pivot boleh bergerak saat mengoper atau menembak, tetapi bola harus dilepaskan sebelum kaki pivot menyentuh tanah lagi. Seorang pemain juga dapat menggerakkan kaki pivotnya saat menggiring bola, namun bola harus dilepaskan sebelum menggerakkan kaki pivotnya untuk menghindari pelanggaran berjalan (travelling violation).

Contoh-contoh terjadinya travelling

Contoh 1 Travelling

 Contoh gambar sebelumnya bagaimana pemain yang menerima bola berjalan lebih dari 3 langkah tanpa memantulkan bola. Travel!

 


Ada situasi khusus lainnya dalam bola basket yang merupakan pelanggaran perjalanan. Misalnya jika seorang pemain yang memiliki bola jatuh ke tanah, itu adalah travelling. Namun, seorang pemain yang mengambil bola lepas diperbolehkan meluncur di lapangan tanpa dianggap travelling. Jika seorang pemain di lantai  memegang bola, berdiri tanpa menggiring bola, itu dianggap sebagai travelling.

BACA JUGA : Arti Gerakan Euro Step, Sejarah / Asal Mula dan Cara Melakukannya


Jika seorang pemain menerima bola saat berlari, mereka diperbolehkan sampai dua langkah sebelum berhenti, mengoper, atau menembak; jika pemain ingin menggiring bola dalam skenario ini, mereka harus melepaskan bola sebelum langkah kedua mereka. Lebih dari dua langkah akan mengakibatkan pelanggaran travelling. Misalnya, seorang pemain yang melakukan layup diperbolehkan dua langkah dalam perjalanannya ke keranjang. Jika tiga langkah diambil, pemain akan dipanggil untuk travelling dan tembakan tidak akan dihitung.


Akibat dari Pelanggaran Aturan Travelling

Hukuman untuk pelanggaran perjalanan adalah pergantian penguasaan bola ke tim lain atau lazim disebut dengan turnover. Tim lain akan menerima bola di titik luar batas yang paling dekat dengan tempat terjadinya perjalanan. 

Isyarat tangan wasit telah terjadi pelanggaran travelling

BACA JUGA :

Pengertian Turnover dan Penyebab Terjadinya Turnover Dalam Pertandingan Bola Basket

Wasit menyebut pelanggaran travelling sambil secara bersamaan memberi isyarat pelanggaran dengan gerakan lengan melingkar. Anda mungkin melihat penggemar, pemain, dan pelatih meniru gerakan ini ketika mereka yakin lawan mereka telah melakukan pelanggaran perjalanan.

© Copyright 2018 BASKET - All Rights Reserved