Kilasan dan Hasil Pertandingan Bola Basket IBL Tokopedia 2022 Lanjutan Tanggal 23 Maret 2022

 ring-basket.com --  Liga bola basket  Indonesia, IBL Tokopedia  2022  match day ke 20- berlanjut kembali di Gedung Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Matchday tanggal 23 Maret yang  dilangsungkan 5 pertandingan yang dimulai sejak pukul 10. 45 WIB.

 

DNA Bima Perkasa Jogja 66 vs 76 Bumi Borneo Pontianak

Kuarter satu, Bumi Borneo Basketball Pontianak sempat unggul lima angka, 11-6 pada kuarter pertama, namun Bima Perkasa bisa melesat dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan delapan angka, 21-13.

Kuarter kedua laga semakin berjalan ketat. Kedua tim sama-sama menghasilkan 24 poin dan membuat Bima Perkasa tetap mempertahan keunggulan delapan angka menutup babak pertama, 45-37.

Kuarter ketiga, perburuan angka kedua tim berjalan cukup ketat. Bumi Borneo hanya kalah satu angka pada kuarter ini. Raymond Shariputra dkk memasukkan 14 poin, sementara Indra Muhammad dkk membuat 15 angka. Bima Perkasa unggul sembilan  poin menatap kuarter terakhir,  60-51.


Kuarter terakhir Bumi Borneo mengganas, sementara serangan-serangan Bima Perkasa kerap tak menemui sasaran. Bumi Borneo mengantongi 25 poin, 19 diantaranya dihasilkan oleh Bell sedangkan Bima Perkasa hanya mampu membuat enam angka. Bumi Borneo menang dengan marjin sepuluh poin, 76-66.


Satya Wacana Salatiga 71 vs 72 Tangerang Hawks

Kuarter satu, Satya Wacana mengawalidengan bagus. Mereka mampu mencetak 25 poin berbanding 16 angka yang dibuat oleh Hawks.

Kuarter kedua keadaan berbalik, Hawks mampu mengemas 20 angka dan meredam poin The Saints hanya sampai enam angka. Hawks  menutup babak pertama dengan keunggulan lima poin, 36-31.

Kuarter ketiga pertarungan lebih ketat, Satya Wacana mampu mencetak 20 poin, sementara Hawks berhasil mengemas 21 angka. Hawks unggul 57-51 menyongsong kuarter terakhir.

Satya Wacana Salatiga  vs Tangerang Hawks lanjutan IBL 2022 Tanggal 23 Maret 2022. (Sumber : iblindonesia.com)


Kuarter terakhir, The Saints mendekat pada awal kuarter keempat lewat Mas Kahono Bintang dan Robinson. Rizky dan Ross Jr membuat Hawks membumbung lebih tinggi, Robinson mengejar. Hawks unggul 68-60 pada lima menit akhir. Rizky kembali menambah poin, Franklyn membalas dengan dua free throw. Joshua Davenport membuat Satya Wacana mendekat, Rizky menambah dua angka dari empat kesempatan lemparan bebas, 72-64. The Saints tak pernah menyerah. Dua kali tembakan tiga angka Febrianus Khiandio mengancam kepemimpinan Hawks, 72-70. Tiga detik terakhir, Rizky melakukan foul terhadap Franklyn berakibat dua lemparan bebas. Franklyn berhasil memasukkan bola pada kesempatan pertama, sayang free throw keduanya gagal. Ross Jr memenangkan rebound dan amanlah kemenangan Hawks, walau Winston Swenjaya gagal menambah angka lewat dua free throw pada detik terakhir. Hawks menang tipis, 72-71.



Pacific Caesar 66 vs 68 Indonesia Patriots

Kuarter satu, berjalan sulit ketat bagi kedua tim. Sebuah lay up di awal lagi oleh Chalias  dari Indonesia Patriots dibalas tembakan 3 angka dari Akeem Elis. Setelah itu Indonesia Patriots mendominasi. Kedudukan masih sempat 3-15 bagi Indoensia Patriots saat waktu berjalan tersisa 3 menit lagi. Aries Herman, pelatih Pacific Caesar melakukan perubahan strategi. Perubahan ini membuahkan angka untuk Pacific. Walau demikian 10-19 di kuarter pertama menjadi milik Indonesia Patriots.

Kuarter dua, Pacific menemukan sentuhannya lagi di kuarter kedua. Namun itu belum maksimal, karena mereka masih tidak bisa memangkas margin yang lebar di kuarter pertama. Setidaknya mereka lebih baik di kuarter kedua. Sementara itu, performa Patriots menurun. Rebound yang menjadi andalan Patriots di kuarter pertama, tidak terlihat lagi di kuarter kedua. Justru mereka kecolongan 4 offensive rebound dari Pacific, yang memungkinkan bagi Ramdhan Yudha Yuwana dan kawan-kawan mencetak second chance points. Selisih skor kedua tim mulai mendekat, 23 -30 masih untuk keunggulan Indonesia Patriots.

Kuarter tiga, pertandingan berjalan lebih ketat.  Pacific sebenarnya mampu memangkas jarak hingga tersisa 2 angka (30-32). Tetapi di akhir laga, Patriots bisa kembali mencetak keunggulan 6 angka (46-40).


Kuarter empat,Pacific langsung mulai dengan performa yang semakin meningkat. 3 menit berjalan, kedudukan sudah sama 48-48. 3 angka dari Chalias berhasil mmebuat Patriots menjauh sedikit. Namun, sulit untuk lepas dari kejaran angka Pacific, yang selalu membalas dan mendekati angka dari Patriots. Patriots benar-benar menunjukkan penampilan yang sangat baik di kuarter ini, menghasilkan 26 angka dibanding Patriots yang hanya 20 angka. Sebuah tembakan 3 angka dari Akeem Elias di 3 detik tersisa membuat skor 66-66, dan laga harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Babak tambahan, kedua tim bermain seperti melupakan sentuhan di kuarter sebelumnya. Satu setengah menit setelah babak tambahan berlangsung, barulah ada 2 angka diciptakan oleh pemain Indonesia Patriots, Dame Diagne. Setelah itu, kedua tim banyak melakukan kesalahan. Tidak ada lagi angka tercipta. Skor 66-68 pada laga ini, menjadi kemenangan buat Indonesia Patriots.


Amartha Hangtuah Jakarta 65 vs 53 RANS PIK

Kuarter pertama, Laga berlangsung cukup ketat. Hangtuah hanya unggul satu angka pada kuarter pertama. Gunawan  dkk mencetak 14 poin, sementara Bima Riski  Ardiansyah cs mengumpulkan 13 angka. 14-13 untuk keunggulan Amartha Hangtuah.

Kuarter kedua, Hangtuah menambah selisih angka. Pasukan asuhan pelatih AF Rinaldo ini berhasil mengumpulkan 18 angka berbanding 12 angka yang dihasilkan oleh anak-anak asuhan pelatih Koko Heru Setyo Nugroho. Hangtuah menutup babak pertama dengan keunggulan tujuh poin, 32-25.

Kuarter ketiga RANS berupaya mengejar ketinggalan dan terhitung cukup berhasil melesakkan 15 angka dan menahan Hangtuah hanya bisa mengoleksi sepuluh poin pada kuarter ini. Hangtuah masih unggul tipis usai kuarter ketiga, 42-40.

Pada kuarter terakhir Hangtuah mampu terus menjaga jarak dan bahkan menambah keunggulan. Dengan memasukkan 23 poin berbanding 13 poin yang dihasilkan lawan pada kuarter terakhir, Hangtuah akhirnya memenangkan laga dengan selisih 12 angka, 65-53.


NSH Mountain Gold Timika 84  vs 61 Evos Thunder Bogor 

Kuarter pertama, Evos Bogor bermain cepat sejak awal.  Evos sempat unggul 6 angka (13-7), setelah Jaywuan Hill mencetak poin dengan slam dunk. Berawal dari steal yang dilakukan saat bola dalam penguasaan Jan Misael Panagan, Hill membuat penonton bersorak dengan aksinya. Namun NSH masih bisa mengimbangi. Di kuarter pertama ini, Evos mencetak 5 tembakan dari 15 attempt. Skor akhir kuarter pertama seharusnya sama kuat (13-13). Tapi Newkirk di 15 detik terakhir memasukkan dua angka melalui turn around jump shot. Jadi NSH yang akhirnya unggul 16-13 di akhir kuarter pertama.

Kuarter dua, NSH harus berjibaku di kuarter kedua. Sebab, lagi-lagi Evos bisa mengambil keunggulan mereka. Permainan Evos sendiri di kuarter kedua lebih baik dibandingkan kuarter pertama. Sayang banyak turnover yang juga memberikan kesempatan kepada NSH. Evos sempat memimpin 4 angka (24-20) di awal kuarter kedua. Namun 3 angka dari Andre Rorimpandey membuat NSH memimpin 3 angka (33-30) saat turun minum.

Kuarter tiga, NSH tampil menggila. NSH membuat Evos tak berdaya, karena mereka membuat persentase field goals 73,3%. NSH tiba-tiba melesat dengan margin yang cukup jauh. Ini berkat efektifitas serangan, sekaligus peningkatan field goals precentage yang cukup mengejutkan. Mereka bisa mencetak 11 tembakan dari 15 attempt. Dan, dari jumlah tersebut, ada 5 three point yang dimasukkan oleh NSH. Dari sisi free throw, mereka memasukkan 4 tembakan dari 5 kesempatan. Sementara Evos hanya bisa menghasilkan 17 angka. Skor 64-47 untuk keunggulan NSH.

Kuarter empat, Evos berusaha mengejar atau mengurangi selisih skor. Namun NSH malah membuka skor di kuarter empat terlebih dahulu. Penyakit Evos di kuarter ini masih sama, banyak melakukan kesalahan yang mengakibatkan turnover. Usaha Evos untuk mengurangi margin, semakin sulit karena NSH tetap produktid di kuarter terakhir. NSH sangat nyaman mengakhir pertandingan dengan skor 84-61.


© Copyright 2024 RING BASKET | BOLA BASKET - All Rights Reserved