Teknik Melakukan Shooting atau Melempar Bola Basket Ke Ring Basket

Olahraga bola basket merupakan pertandingan 2 tim yang saling berhadapan. Kedua tim berusaha memasukkan bola ke dalam keranjang lawan sebanyak-banyak dan berusaha menahan supaya lawan tidak mencetak skor. Untuk menghasilkan point yang banyak, maka salah satu yang perlu dilakukan adalah melakukan shooting atau melemparkan bola ke dalam keranjang secara langsung.

Seorang pemain basket harus memiliki teknik dasar seperti passing (mengumpan), dribbling (menggiring bola), shooting (menembak), rebound, dan pivot atau gerakan memutar. Kebutuhan akan shotting atau melepaskan (menembakkan) bola ke dalam keranjang untuk mendapatkan poin secara langsung, sangat mempengatuhi tim.


Ilustrasi melakukan shooting dalam olahraga basket. Sumber :  Mira Kireeva on Unsplash

Aspek utama dalam melakukan shooting adalah keseimbangan, rotasi atau gerakan badan ke belakang, serta gerakan mendorong ke atas di mana tenaga berasal dari kaki. Jumlah langkah yang baik dalam menembak bola adalah dua langkah. Namun, bisa menggunakan teknik lay-up shot jika ingin menembak dengan tiga langkah.

 

Macam-macam teknik dan cara melakukan shooting Agar bola bisa masuk ke dalam keranjang dan menghasilkan poin, harus benar-benar menguasai teknik shooting. 

Berikut adalah macam-macam teknik dan cara melakukan shooting.
 

1. Tembakan satu tangan (one-hand shot)

 

Stephen Curry sedang berlatih melakukan one hand shot. Sumber : shotur.com

 One-hand shot merupakan teknik shooting atau menembak dengan hanya menggunakan satu tangan, biasanya yang digunakan untuk menembakkan bola adalah tangan terkuat. Cara melakukan: Fokuskan pandangan mata ke target (keranjang/ring basket). Usahakan badan dalam keadaan rileks, lalu rentangkan kaki, punggung, dan bahu. Lakukan tembakan dengan melontarkan tangan ke atas, lalu melenturkan jari-jari ke depan.
 

2. Lemparan bebas (free throw) 

Ilustrasi melakukan free throw. Sumber :  LOGAN WEAVER on Unsplash
 
Free throw atau tembakan bebas, juga dikenal dengan lemparan bebas, merupakan salah satu faktor penting dalam pertandingan bola basket. Free throw menjadi kesempatan bagi sebuah tim untuk menciptakan poin. Oleh sebab itu, seorang atlet bola basket harus memiliki kemampuan free throw yang baik agar bisa menyumbang poin bagi timnya.

3. Jump shot 

 

Ilustrasi melakukan jump shot. Sumber :  Chris Moore on Unsplash
 

Jump shot merupakan teknik shooting yang kerap dilakukan oleh pemain basket. Teknik ini adalah menembakkan bola ke dalam keranjang/ring sambil melakukan lompatan.

Saat melakukan jump shot, pastikan berada di posisi ideal untuk melakukan tembakan Lompat, lalu menembak. Tinggi lompatan disesuaikan dengan jarak posisi berdiri dengan ring. 


4. Hook shot 

Teknik hook shoot dilakukan dengan cara menembakkan bola dari samping menggunakan satu tangan. Teknik ini sangat efektif apabila kita dijaga oleh pemain lawan yang postur tubuhnya lebih tinggi.


 Cara melakukan hook shot :

Pusatkan pandangan dan fokus pada ring Gunakan salah satu kaki sebagai tumpuan. Tekuk lutut untuk memberikan kekuatan saat melakukan lompatan. Posisi tangan untuk menembak berada di belakang bola, sementara tangan yang tidak digunakan menembak posisikan di bawah untuk menjaga keseimbangan. Lakukan tembakan secara halus.

5. Lay-up shoot 

Secara garis besar, teknik lay-up dalam permainan basket dilakukan dengan berlari ke salah satu sisi ring basket untuk kemudian melompat dan memasukkan bola ke dalam ring. Lay-up shoot juga dikenal sebagai teknik menembak dalam bola basket yang didahului dengan melangkah dua langkah. Lay-up shoot juga disebut dengan teknik menembak dengan tiga langkah. 

BACA JUGA :  Lay Up Shot : Arti, dan Jenis Gerakan


6. Slam dunk 

Ilustrasi melakukan slam dunk. Sumber :  Joel Muniz on Unsplash

Slam dunk merupakan teknik permainan bola basket yang paling populer. Cara melakukan slam dunk adalah memasukkan bola secara langsung ke dalam keranjang dan menghempaskan tangan ke ring. Cara melakukan slam dunk: Lihat arah ring sebelum menembak. Kaki agak ditekuk sedikit agar lompatan menjadi lebih tinggi. Hempaskan bola ke dalam ring. Semakin tinggi lompatan, semakin besar pula peluang melakukan slam dunk akan berhasil.


Tidak ada komentar: