Jumlah dan Tugas Wasit dalam Pertandingan Bola Basket

Seorang wasit memiliki peran yang sangat penting dalam pertandingan bola basket, karena yang memimpin pertandingan. Wasit bola basket adalah perangkat pertandingan yang mengawasi permainan tersebut. Tugas wasit di dalam pertandingan  dimulai sebelum laga berlangsung hingga berakhirnya pertandingan.

Apabila dilihat dari tugas dan wewenangnya, dalam permainan bola basket, jumlah wasit yaitu sebanyak dua orang terdiri dari wasit utama (pertama) yang disebut referee dan wasit kedua atau pembantu yang disebut umpire. Namun, dalam sebuah pertandingan, wasit umpire berjumlah dua orang. Pakaian yang digunakan oleh wasit bola basket yaitu dominasi abu-abu atau belang-belang hitam-putih dan celana panjang dan bawahan/celana berwarna hitam.

Referee yang memimpin sebuah pertandingan bola basket harus bekerja sama dengan dua umpire agar pertandingan tersebut berjalan sesuai aturan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA). Adapun, satu lagi wasit yang membantu referee adalah wasit pencatat (scorer). Kehadiran scorer biasanya terjadi pada pertandingan-pertandingan yang sifatnya penting atau menentukan. Jadi, secara teknis komposisi wasit dalam sebuah pertandingan bola basket adalah sebagai berikut :
- Wasit utama atau referee
- Wasit kedua atau umpire
- Wasit pencatat atau scorer

Tugas wasit dalam bola basket Wasit utama atau referee meliputi sebelum pertandingan, selama pertandingan, dan ketika pertandingan selesai yakni sebagai berikut :
- Wasit akan mengawasi pemanasan yang dilakukan oleh kedua tim sebelum pertandingan dimulai.
- Wasit akan memeriksa semua perlengkapan pertandingan mulai dari lantai, bola, ring, hingga papan skor dan lain sebagainya.
- Wasit akan memeriksa daftar nama pemain kedua tim serta memastikan kedua tim yang akan bertanding apakah sudah mengenakan seragam yang sesuai aturan kompetisi/liga.
-  Wasit memulai pertandingan dengan melakukan tip-off di tengah lapangan.
- Selama pertandingan berlangsung, wasit memastikan bahwa permainan berjalan sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.
- Selain itu, wasit juga bertanggung jawab memberikan penilaian dan memberikan tanda jika terjadi pelanggaran. Setiap ada pelanggaran, wasit utama memastikan bahwa itu sudah dalam pengetahuan wasit pencatat (scorer).
- Wasit memastikan keamanan semua pemain dan berhak mengambil tindakan atas alasan disiplin jika ada pemain, pelatih, atau orang lain yang melakukan perilaku tidak pantas.
- Tanggung jawab wasit berakhir segera setelah pertandingan selesai tanpa adanya kontroversi atau saat dia dia meninggalkan lapangan.

Wasit kedua atau umpire Tugas seorang wasit kedua atau umpire pada umumnya memiliki tugas sebagai berikut :
- Mencatat pelanggaran (foul) dan akan memberitahukannya kepada wasit pertama jika seorang pemain sudah melakukan pelanggaran tiga kali berturut-turut.
- elakukan pengawasan terhadap anggota tim selama pertandingan berlangsung, meliputi pemain, posisi pemain cadangan, staf, pelatih dan yang lainnya.
- Wasit kedua atau umpire bertugas untuk menjaga agar pertandingan berjalan lancar dan kondusif.
- Wasit kedua bertugas menghitung dan memastikan kuota time out masing-masing tim.
- Mengawasi jumlah pergantian pemain.
- Wasit kedua akan membantu wasit pertama dalam menentukan pelanggaran atau tidaknya sebuah kejadian. Jika kondisi lapangan basah atau licin, wasit kedua berhak menentukan perlu tidaknya tim teknis mengeringkan lapangan.


Tugas Wasit pencatat atau scorer 

Meski tugas dan wewenangnya tidak sebanyak dan sedetail wasit pertama dan wasit kedua, seorang wasit pencatat atau scorer juga memiliki peran penting. Tugas dan wewenang wasit pencatat (disebut juga dengan wasit ketiga) sejatinya hanya sebatas scoring saja yakni meliputi pencatatan skor dan shot clock.

Tidak ada komentar: