Sepak Takraw : Pengertian, Sejarah, Aturan Dasar, dan Peralatan Yang Digunakan

Sepak takraw adalah olahraga permainan ini setiap pemain menunjukan suatu kemahiran dalam penguasaan bola, pemain memainkan bola rotan dengan seluruh anggota badan kecuali dengan tangan seperti kaki, paha, dada, bahu, kepala dll. Permainan ini sangat menarik karena dalam permainan ini untuk mempertahankan bagaimana supaya bola tetap lama dimainkan tanpa jatuh ke tanah. 


Di antara semua cabang olahraga dengan menggunakan bola, barangkali hanya sepak takraw yang bisa dibilang "asia banget". Olahraga sepak takraw modern sekilas campuran dari sepak bola dan bola voli, dan bulutangkis ini memang populer di kawasan Asia tenggara, dan Asia Timur.

Pengertian Sepak Takraw

Menurut buku "Sejarah dan Teknik Dasar Permainan Sepak Takraw" menjelaskan bahwa sepak takraw adalah permainan yang dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan. Setiap tim akan terdiri dari 3 pemain. Dimana ketiga pemain tersebut memiliki fungsi masing-masing yang berbeda, yaitu tekong (server), setter / apit kiri, dan striker (apit kanan). Setter  adalah pemain yang berada di sebelah kiri dalam, sedangkan striker berada di sebelah kanan dalam. Para Feeder dan striker bertugas untuk mengolah bola di lapangan dan memberikannya kepada tekong yang berdiri di tengah.

Kedua tim dipisahkan oleh net, dan lapangan didesain mirip dengan lapangan bulu \tangkis. Sama seperti voli dan bulu tangkis, pemain kedua tim berusaha memasukkan bola ke bidang permainan lawan. Hanya saja, pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan.

Menurut Persetasi, sepak takraw merupakan bagian dari cabang olahraga beregu. Sepak takraw dapat dimainkan di atas lapangan yang berbentuk persegi panjang, dengan permukaan yang rata. Kemudian bisa dilakukan baik di tempat terbuka (outdoor) maupun di ruangan tertutup (indoor) yang bebas dari rintangan.


Sejarah Sepak Takraw

Sepak takraw merupakan permainan ketangkasan yang cikal bakalnya berasal 500 tahun lalu pada zaman Kesultanan Melayu pada 634-713 M. Pada saat itu, sepak takraw dikenal dalam bahasa Melayu sebagai sepak rago. Permainan atau olahraga ini sebagian besar sering dimainkan oleh orang-orang di istana kerajaan. Kemudian permainan sepak rago makin banyak dikenal dan tersebar di kawasan Asia Tenggara.



Secara bahasa, sepak takraw terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Melayu yakni “sepak” dan “takraw”. Kata “sepak” memiliki arti menendang. Sedangkan “takraw” berasal dari bahasa Thailand yang artinya bola yang dianyam. Induk olahraga sepak takraw di Indonesia sendiri lahir di tahun 1971. Organisasi yang menjadi induk olahraga ini bernama PERSERASI. Kemudian baru pada tahun 1980 kejuaran nasional sepak takraw untuk pertama kalinya digelar di Indonesia yang terus berkembang dan mengalami pasang surut hingga saat ini.

Opini lain menyebut, sepak takraw diperkenalkan ke Asia Tenggara oleh orang Tiongkok yang terinspirasi dari permainan tradisional, cuju. Permainan sejenis ini di Myanmar disebut dengan permainan chinlone, permainan tradisional yang berumur 1500 tahun.

Catatan tentang sepak raga juga terdapat dalam sejarah Melayu dan telah dimainkan semenjak Zaman Kesultanan Melayu Melaka lagi. Dalam Sulalatus Salatin ada diceritakan mengenai Raja Muhammad, putra Sultan Mansor Shah Muhammad, yang tertanggal tanjaknya akibat terkena bola raga tendangan Tun Besar. Ketika pemerintahan Sultan Mansur Shah Ibni Almarhum Sultan Muzzaffar Shah (1459—1477), seorang putranya bernama Raja Ahmad telah dibuang negeri karena membunuh anak Bendahara akibat persengketaan ketika bermain sepak raga.


Di Thailand (dahulu Siam), ada bukti bahwa orang Thailand telah memainkan Sepak Takraw sejak masa Kerajaan Ayutthaya.

Di Indonesia, Sepak Takraw juga dikenal sebagai Sepak Raga dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia. Di Sulawesi, permainan sepak takraw Bugis disebut "Raga" (pemainnya disebut "Pa'Raga"). Dengan beberapa pria membuat lingkaran dalam kelompok, dan bermain melempar bola dari satu orang ke yang lain dengan menggunakan kakinya saja. Raga juga dimainkan dengan memperagakan beberapa trik, seperti menendang bola dan meletakkannya di kepala pemain dengan tengkolok bugis.

Pada sekitar tahun 1940-an hal ini berubah dengan menggunakan jaring dan peraturan angka. Di Filipina permainan ini disebut sipa, di Laos disebut dengan maradong, dan di Thailand disebut dengan takraw.

Perbedaan sepak takraw modern dengan yang dulu adalah, diperkenalkan net, lapangan dan regulasi yang lebih jelas.

Aturan Dasar Sepak Takraw

  1. Pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan.
  2. Pemain atau tim hanya boleh menyentuh bola 3 kali berturut-turut.
  3. Posisi pemain bertahan tidak diputar.
  4. Angka kemenangan setiap set maksimum 21 angka, kecuali pada saat posisi angka 20-20, pemenang akan ditentukan pada saat selisih dua angka sampai batas akhir 25 poin, ketika 20-20 wasit utama menyerukan batas angka 25 poin.
  5. Apabila masing-masing regu memenangkan satu set, maka pemain akan dilanjutkan dengan set “Tie Break” dengan 15 poin kecuali pada posisi 14-14, pemenang akan ditentukan pada selisih dua angka sampai batas akhirnya angka 17.


Peralatan Sepak Takraw

1. Lapangan sepak takraw

lapangan takraw

 

Lapangan sepak takraw  berukuran  13,42 m, dan lebar 6,1 m . Selain itu ada beberapa garis dalam lapangan, yang bisa dilihat di gambar di bawah ini.

Detail lapangan takraw

Keterangan garis dan dimensi Lapangan Sepak Takraw

  1. Panjang sisi area Free Zone = 19,4 meter.
  2. Lebar sisi area Free Zone = 12,1 meter.
  3. Panjang lapangan (Side Line) = 13,4 meter.
  4. Lebar lapangan (Back Line) = 6,1 meter.
  5. Jari-jari Quarter Circle = 90 cm.
  6. Jari-jari Service Circle = 30 cm.
  7. Jarak titik pusat Service Circle dengan Center Line = 4,25 meter.
  8. Jarak titik pusat Service Circle dengan Back Line = 2,45 meter.
  9. Jarak titik pusat Service Circle dengan Side Line = 3,05 meter.
  10. Lebar garis sepak takraw = 4 cm.

2.  Tiang net dan net

Terdapat net yang diapit di tengah lapangan untuk memisahkan bidang permainan kedua tim. 

Net dan tiang sepak takraw
Ukuran tiang dan net sepak takraw

 Keterangan Ukuran Net Dan Tiang Lapangan Sepak Takraw

  • Jarak antar kedua tiang lapangan = 6,7 cm.
  • Jarak setiap tiang dengan garis Side Line = 30 cm.
  • Tinggi Net
    • Putra = 1,55 meter pada bagian ujung lapangan, 1,52 meter pada bagian tengah lapangan.
    • Putri = 1,45 meter pada bagian ujung lapangan, 1,42 meter pada bagian tengah lapangan.
  • Panjang Net = 6,1 meter.
  • Lebar Net = 70 cm.

Biasanya net yang digunakan dalam olahraga takraw terbuat dari nilon, karena nilon terkesan lentur namun tetap kuat. Ukuran jaring net sepak takraw adalah panjang 6,1 meter dan lebar 0,70 meter. Pada  bagian atas, kiri dan kanan jaring net terdapat kain berbentuk pita berukuran lebar 5 cm yang di dalamnya terdapat tali net. 

3. Bola takraw

Berbeda dengan olahraga permainan bola lainnya yang menggunakan bola yang diisi udara / gas, bola takraw terbuat dari lilitan rotan. Dengan lapisan 9 serta juga 11 lilitan yang nantinya akan di anyam menjadi lingkaran yang kemudian menjadi bola takraw. Berikut ini adalah rincian ukuran dari bola takraw.

bola sepak takraw

 

Ukuran bola sepak takraw

  • Keliling bola:
    • Putra = 43 - 45 cm.
    • Putri = 42 - 44 cm.
  • Berat bola:
    • Putra = 170 - 180 gram.
    • Putri = 150 - 160 gram.
  • Jumlah lubang dalam bola takraw = 12 lubang.
  • Bahan bola = rotan berlapis 9 atau 11 lilitan yang dianyam.


Untuk Pemain :

  • Seragam
Semua pemain putra diharuskan memakai pakaian kaos seragam yang berlengan T-shirt dan bersepatu karet, dan untuk putri diharukan memakai kaos bundar leher serta celana sebatas lutu. Tidak diperkenankan pemain memakai pakaian yang membahayakan lawan selama pertandingan.
Catatan: Kecuali dalam kondisi cuaca dingin pemain diperkenankan memakai track suits.
Pakaian yang pantas untuk seorang pemain adalah yang menutupi badan sepeti baju kaos/T-shirt (dipakai rapi/dimasukkan)
Pakaian pemain yang membantu kecepatan bola tidak diperbolehkan
Kapten regu harus memakai band tangan disebelah kiri
Semua pemain diharuskan memakai pakaian dengan nomor punggung yang tetap selama Tournament
  • Sepatu
Contoh sepatu pemain sepak takraw


Untuk Wasit:

  • Kursi wasit

Pertandingan resmi sepak takraw dipimpin oleh 2 orang wasit, yaitu Wasit I dan Wasit II. dengan dibantu 6 linesman atau hakim garis.  Wasit I akan menduduki di atas kursi setinggi Net atau 1,5 m, wasit II duduk di kursi yang lebih rendah dan linesman duduk menyebar dengan posisi garis lurus menghadap lapangan di pinggir lapangan.

  • Peluit
  • Papan skor






© Copyright 2018 BASKETBALL - All Rights Reserved