Mengenal Logo Klub Sepak Bola Indonesia Liga 1

Sepakbola merupakan olahraga yang paling populer di Indonesia bahkan dunia. Dalam pertandingan sepak bola, setiap klub sepak bola memiliki logo klubnya masing masing. Tujuan adanya logo di setiap klub sepakbola, agar dapat menggambarkan identitas dari setiap klub sepak bola di dalamnya, maka logo sepak bola dibuat secara khusus dan desainnya pun secara bertahap, sampai menemukan kecocokan akan makna dari sejarah klub sepak bola itu sendiri.

Daftar Beberapa Logo Klub Sepak Bola Di Liga 1

Arema FC

Arema FC

Klub yang dijuluki sebagai Singo Edan ini merupakan klub sepak bola profesional yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Arema FC lahir pada 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepak bolaan di Malang. Semenjak klub ini didirikan, klub ini sempat beberapa kali berganti nama :

  1. Arema Malang (1987 - 2009)
  2. Arema Indonesia (2009 - 2013)
  3. Arema Cronus (2013 - 2016)
  4. Arema FC (2017 - Sekarang)

Bhayangkara FC

Bhayangkara FC

Klub yang memiliki julukan The Guardian ini merupakan klub sepak bola asal Jakarta Selatan yang dimiliki oleh Polri. Klub ini juga merupakan klub yang memegang rekor sebagai klub dengan pergantian nama terbanyak di Indonesia. Semenjak klub ini didirikan pada tahun 1927 nama sempat mengalami beberapa perubahan nama :

  1. Persikubar Kutai Barat (1927 - 2010)
  2. Persebaya DU (2010-2015)
  3. Bonek FC (September 2015-Oktober 2015)
  4. Surabaya United (Oktober 2015-April 2016)
  5. Bhayangkara Surabaya United (April 2016-September 2016)
  6. Bhayangkara FC (September 2016-sekarang)

Borneo Samarinda

Borneo Samarinda

Klub yang memiliki julukan sebagai Pesut Mahakam ini merupakan ini asal samarinda yang didirikan pada 7 Maret 2014. Klub ini sempat mengganti namanya yang awalnya Borneo FC menjadi Borneo Samarinda. Nama Borneo dipilih karena, jajaran direksi PBFC ingin klub ini tak hanya bisa mengharumkan nama kota Samarinda, melainkan juga mengangkat nama Pulau Borneo di kancah sepak bola nasional dan internasional.

Bali United FC

Bali United

Klub yang memiliki julukan Serdadu Tridatu ini merupakan klub sepak bola profesional Indonesia yang berbasis di Kabupaten Gianyar, Bali. Klub ini berdiri tahun 1989 dengan nama Putra Samarinda Football Club. Putra Samarinda berlaga di Galatama dan kemudian menjadi Liga Indonesia sejak kompetisi resmi itu bergulir musim 1994/1995. Semenjak klub ini diirikan Bali united sempat mengalami beberapa bergantian nama :

  1. Putra Samarinda (1989-2003)
  2. Persisam Putra Samarinda (2003-2015)
  3. Bali United (2015-sekarang)

Madura United FC

Madura United FC

Klub yang memiliki julukan sebagai Laskar Sape Kerrab ini merupakan klub asal Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur. Klub ini resmi didirikan pada 10 Januari 2016 melalui proses akuisisi. Madura United FC sebelumnya bernama Pelita Jaya dan Pelita Bandung Raya. Akan tetapi pada januari 2016 pemilik Pelita Bandung Raya yaitu Ari D. Sutedi akhirnya menjual klubnya kepada seorang tokoh publik terkemuka di Pulau Madura yang bernama Achsanul Qosasi dan kemudian bertransformasi menjadi Madura United FC.

Persebaya

Persebaya

Klub yang memiliki julukan Batul Ijo ini merupakan klub yang didirikan oleh M. Pamoedji (28 Februari 1905 – 23 Oktober 1951) pada tanggal 18 Juni 1927 di Surabaya, Hindia Belanda dengan nama awalnya Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB). Pada tahun 1938 nama Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB) diganti menjadi Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja (Persibaja). Dan akhirnya pada tahun 1959, nama Persibaja dirubah menjadi Persatuan Sepak Bola Surabaya (Persebaya) dan nama tersebut digunakan hingga sekarang.

Dewa United FC

Dewa United FC

Klub yang dijuluki sebagai The Deity Warriors ini merupakan klub yang didirikan pada tahun 2009 yang memiliki nama awal Martapura FC. Pada tanggal 22 Februari 2021, Martapura resmi berganti kepemilikan setelah diakuisisi oleh Garibaldi Thohir, Rendra Soedjono dan Kevin Hardiman yang kemudian mengubah nama klub menjadi Dewa United FC. 

Dan pada tahun yang sama juga Dewa United sempat merubah kembali nama klub ini setelah mengakusisi saham Martapura FC menjadi Martapura Dewa United FC. Pada Kongres PSSI Mei 2022, nama Dewa United disahkan untuk menghilangkan nama "Martapura" dari nama mereka.

Persib

Persib

Klub yang memiliki julukan sebagai Maung Bandung ini merupakan klub yang didirikan tahun 14 Maret 1933. Sebelum lahir nama Persib, pada tahun 1923 di Kota Bandung berdiri sebuah organisasi perjuangan kaum nasionalis yang bernama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB).

Kemudian BIVB menghilang dan muncul dua perkumpulan lain bernama Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada 14 Maret 1933 kedua klub itu sepakat bubar dan lahirlah perkumpulan baru yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai ketua umum.

Baca Juga :

Pada tahun 1950 setelah Indonesia merdeka, digelar Kongres PSSI di Semarang dan Kompetisi Perserikatan. Pada saat itu persib hanya mampu menjadi runner up setelah kalah melawan Persebaya. Setelah itu, prestasi Persib mengalami pasang surut. Prestasi terbaik Persib di Kompetisi perserikatan meraih posisi runner up pada 1966 setelah kalah dari PSM di Jakarta.

Persija

Persija

Klub yang memiliki julukan Macan Kemayoran ini merupakan klub asal ibu kota Indonesia Jakarta. Klub ini didirikan setelah Sumpah Pemuda tepanya pada tanggal 28 November 1928. Klub yang memiliki nama awal Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ) ini merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 19 April 1930. Setelah Indonesia merdeka Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ) mengubah namanya menjadi Persija yang hingga kini nama tersebut masih digunakan.

Persik

Persik

Klub yang memiliki julukan Macan Putih ini merupakan klub yang didirikan pada tahun 1950 asal Kediri, Jawa Timur. Dalam catatan kearsipan pengurus Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri (Persik) didirikan pada 19 Mei 1950, oleh Bupati Kediri saat itu yang bernama R. Muhammad Machin. Pada waktu itu Kediri masih berupa kabupaten belum ada pemisahan wilayah kabupaten dan kota. R. Muhammad Machin dibantu Kusni dan Liem Giok Djie, ia pertama kali merancang bendera tim yang tersusun dari dua warna yang berbeda. Bagian atas berwarna merah dan bawahnya hitam dengan tulisan Persik di tengah-tengah kedua warna berbeda tersebut.

© Copyright 2024 RING BASKET | BOLA BASKET - All Rights Reserved