Olahraga Parkour : Pengertian, Sejarah, Gerakan Dasar, Dan Manfaat

Parkour adalah olahraga yang melibatkan gerakan cepat dan lincah dengan cara berlari, melompat, dan memanjat dari satu tempat ke tempat lainnya. Parkour termasuk kedalam olahraga ekstrim karena para praktisi akan melewati berbagai rintangan seperti melompat pada ketinggian yang beresiko dapat cedera patah tulang bahkan kehilangan nyawa jika gagal tanpa perlengkapan pengaman apapun. Para praktisi harus memiliki keberanian untuk mengatasi ketakutan dan menavigasi ruang di ketinggian. parkour sering dilakukan di lingkungan perkotaan yang penuh dengan rintangan dan hambatan.

Ini termasuk melompati dinding, berayun dari bangunan, atau melintasi jurang dengan hanya bergantung pada keterampilan fisik dan mental. Lingkungan yang tidak terkendali dan beragam ini menambah aspek ekstrem dari parkour, karena para praktisi harus secara instan menyesuaikan rencana dan gerakan mereka dengan kondisi sekitar yang dapat berubah-ubah. Dalam artikel kali ini akan membahas tentang sejarah, gerakan dasar dan manfaat dari olahraga parkour. Berikut pembahasannya.

Sejarah Parkour

Parkour dikembangkan di Prancis pada tahun 1980-an oleh sekelompok pemuda yang dipimpin oleh David Belle. Mereka terinspirasi oleh metode pelatihan ayah mereka, yang merupakan pemadam kebakaran dan tentara, serta gerakan alami hewan. Awalnya, parkour disebut sebagai "art du deplacement" atau seni pergerakan. Namun, kemudian istilah "parkour" mulai digunakan dan menjadi lebih populer. Parkour mulai menyebar ke seluruh dunia pada tahun 1990-an dan 2000-an, terutama melalui video yang diunggah di internet. Saat ini, parkour telah menjadi olahraga yang populer di seluruh dunia dan terus berkembang dengan munculnya kompetisi parkour dan acara-acara yang menampilkan atlet parkour yang terampil.

Gerakan Dasar Parkour

parkour

Olahraga ini melibatkan gerakan cepat dan efisien melalui lingkungan dengan berlari, melompat, dan memanjat rintangan. Dengan mempelajari gerakan dasar parkour, pemula dapat membangun fondasi yang kuat untuk mengembangkan keterampilan parkour yang lebih kompleks dan menantang. Berikut adalah beberapa gerakan dasar parkour yang sering digunakan:

  • Lompatan : Gerakan ini melibatkan melompat dari satu tempat ke tempat lain. Lompatan dapat dilakukan dengan satu atau kedua kaki.
  • Roll : Gerakan ini melibatkan berguling saat jatuh untuk mengurangi dampak pada tubuh. Roll juga dapat digunakan untuk melompat dari ketinggian yang rendah.
  • Wall Climb : Gerakan ini melibatkan memanjat dinding dengan menggunakan kaki dan tangan. Teknik ini melatih kekuatan dan kelincahan.
  • Jumping Over : Gerakan ini melibatkan melompati rintangan yang ada di depan Anda. Teknik ini melatih kekuatan kaki dan kelincahan.
  • Precision Jump : Gerakan ini melibatkan melompat ke tempat yang sangat kecil dan sempit. Teknik ini melatih kelincahan dan akurasi.
  • Vaulting : Gerakan ini melibatkan melompati rintangan dengan menggunakan tangan dan kaki. Teknik ini melatih kekuatan dan kelincahan.
  • Balance : Gerakan ini melibatkan menjaga keseimbangan saat bergerak melalui lingkungan. Teknik ini melatih kelincahan dan koordinasi.
  • Landing : Gerakan ini melibatkan mendarat dengan benar setelah melompat atau jatuh dari ketinggian. Teknik ini melatih kekuatan kaki dan kelincahan.
  • Climbing : Gerakan ini melibatkan memanjat rintangan dengan menggunakan tangan dan kaki. Teknik ini melatih kekuatan dan kelincahan.

Manfaat Parkour

parkur

Di balik gerakan-gerakan spektakulernya, olahraga parkour menawarkan sejumlah manfaat yang luar biasa bagi tubuh dan pikiran. Berikut merupakan yang didapat dari parkour.

Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Paru-paru

Latihan kardiovaskular yang terlibat dalam parkour, seperti berlari, melompat, dan berayun, membantu memperkuat jantung dan meningkatkan kapasitas paru-paru. Ini mendukung sirkulasi darah yang lebih baik dan lebih efisien.

Menguatkan Tulang

Ketika Anda berlari, melompat, dan berayun melalui berbagai rintangan, tulang-tulang Anda mengalami berbagai beban dan tekanan. Ini memicu proses pembentukan tulang yang lebih kuat dan padat. Akibatnya, latihan parkour secara bertahap dapat membantu mencegah risiko masalah tulang, seperti osteoporosis. Gerakan-gerakan seperti melompat dan mendarat juga membangun ketahanan tulang, memicu proses regenerasi sel dan jaringan. Dalam jangka panjang, hal ini membantu menjaga tulang tetap kuat dan mengurangi risiko patah tulang atau cedera lainnya.

Mengembangkan Kekuatan Tubuh

Parkour melibatkan gerakan yang melibatkan sebagian besar otot tubuh. Aktivitas-aktivitas ini membantu membangun kekuatan dan daya tahan otot secara keseluruhan.

Baca Juga :

Meningkatkan Ketangkasan dan Keseimbangan

Gerakan-gerakan kompleks dalam parkour merangsang perkembangan keterampilan motorik dan keseimbangan. Ini membantu tubuh menjadi lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan lingkungan.

Mengurangi Rasa Takut

Dalam setiap langkah yang diambil, parkour mengajarkan para praktisi untuk menghadapi tantangan dengan keberanian dan keyakinan diri. Salah satu aspek parkour yang membedakannya adalah menghadapi rintangan fisik dan mental yang menantang. Praktisi parkour belajar melompati ketinggian, melewati jurang, dan berayun dari tempat yang tinggi. Semua ini memerlukan keberanian untuk mengatasi rasa takut yang alami terhadap ketinggian dan bahaya. Dengan berulang kali menghadapi ketakutan ini, para praktisi membangun ketahanan mental yang kuat.

Meningkatkan Fokus

Dalam parkour, setiap gerakan memerlukan perencanaan yang matang. Praktisi harus memutuskan langkah-langkah mana yang akan diambil, bagaimana mengatasi rintangan, dan bagaimana merespons perubahan dalam lingkungan sekitar. Ini membutuhkan tingkat fokus yang tinggi, karena kesalahan atau kurangnya perhatian dapat berakibat pada cedera atau kesulitan dalam melewati hambatan.

© Copyright 2024 RING BASKET | BOLA BASKET - All Rights Reserved