7 Macam Olahraga Tradisional Indonesia

Olahraga memiliki peran yang penting dalam menunjang kesehatan tubuh. Dengan berolahraga, tubuh akan tetap sehat dan bugar. Dengan kondisi fisik yang lebih bugar dan daya pikir yang lebih baik, pada akhirnya akan meningkatkan rasa percaya diri seseorang.

Bagi sebagian orang, aktivitas olahraga tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan. Tidak sedikit orang yang melakukan aktivitas olahraga untuk tujuan hobi atau untuk mengurangi stres akibat rutinitas dan beban pekerjaan sehari-hari. Di negara kita tercinta ini terdapat olahraga olahraga tradisional yang sudah dikenal sejak zaman dahulu. Olahraga olahraga inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan olahraga tradisional Indonesia.

Pencak Silat

Pencak Silat

Siapa yang tidak kenal dengan olahraga yang satu ini. Pencak silat adalah olahraga seni bela diri yang sudah ada sejak zaman dahulu. Menurut Eddie Marzuki Nalapraya yang merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1984-1987 yang juga akrab disebut Bapak Pencak Silat Dunia. Pencak silat berasal dari dua daerah di Indonesia yaitu Minangkabau, Sumatra Barat, dan Cimande, Jawa Barat.

Meskipun berasal dari Minangkabau dan Cimande, Eddie menyebut pencak silat terus mengalami perkembangan karena setiap daerah memiliki aliran masing masing. Menurutnya, pencak silat sudah menyebar ke seluruh Nusantara sejak abad ketujuh dibuktikan dengan relief di Candi Borobudur.

Pencak silat pertama kali diperkenalkan dan dipertandingan dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) ke-14 tahun 1987 di Jakarta. Hingga kini cabang olahraga pencak silat rutin dipertandingkan dalam SEA Games. Selain sebagai ilmu beladiri, dalam adat Betawi terdapat tradisi yang digelar sebelum akad nikah namanya palang pintu. Palang pintu merupakan sebuah peragaan silat yang dikemas dalam sebuah sandiwara kecil. Di tradisi tersebut, nantinya akan terjadi pertarungan silat di tengah jalan antara jawara-jawara yang nantinya akan dimenangkan oleh para pengawal pengantin pria.

Phantol

Phantol

Selain pencak silat ada juga seni bela diri yang berasal dari Jawa Timur, dikenal sebagai Phantol. Pada awalnya Phantol berkembang pada masa Kerajaan Majapahit. Olahraga tradisional phantol sendiri merupakan sayembara yang dilakukan untuk mencari orang paling kuat.

Pemenang dari sayembara tersebut diangkat sebagai penjaga pelabuhan dari ancaman luar. Meskipun dianggap mengandung unsur bela diri, Phantol dalam prakteknya lebih mendekati gulat. Saat ini, diketahui olahraga tradisional phantol dilakukan sebatas untuk bersenang-senang saja. Biasanya phantol dilakukan di daerah pinggir pantai.

Sepak Takraw

Sepak Takraw

Sepak takraw adalah salah satu jenis olahraga tradisional Indonesia yang patut dibanggakan. Pasalnya olahraga ini sudah turut diperlombakan dalam ajang Sea Games dan Asian Games. Olahraga sepak takraw sendiri berasal dari provinsi Sulawesi Selatan dan mulai dimainkan sekitar tahun 1400 Masehi.

Sepak takraw adalah salah satu cabang olahraga yang memiliki perpaduan antara permainan bola voli dan sepak bola yang dimainkan dalam lapangan bulu tangkis, dan memiliki peraturan untuk bola tidak menyentuh tangan.

Dalam permainan sepak takraw dapat dimainkan dengan 4 orang pemain dimana 3 orang pemain sebagai pemain inti (tekong, apit kanan dan apit kiri), dan 1 pemain sebagai pemain pengganti atau cadangan.

Bola yang digunakan terbuat dari anyaman rotan yang dipantulkan menggunakan kaki agar bisa melewati net. Seiring perjalanan waktu, permainan ini mulai berkembang dan mulai ditandingkan dalam turnamen internasional, seperti SEA Games dan Asian Games.

Jemparingan

Jemparingan

Jemparingan merupakan olahraga asli Indonesia, tepatnya dari daerah Yogyakarta. Olahraga ini telah dilestarikan sejak abad ke-17. Sekilas, jemparingan terlihat mirip dengan olahraga panahan tetapi memiliki perbedaan yaitu panahan dilakukan secara berdiri, maka jemparingan dilakukan dalam posisi duduk bersila.

Cara membidiknya pun beda dibanding panahan yaitu jika di panahan pemanah akan membidik di depan mata. Sedangkan di Jemparingan cara memposisikan busur di depan perut. Tidak hanya dipandang sebagai olahraga asli nusantara, Jemparingan juga mengandung nilai tradisi dan filosofi.

Lompat Batu

Lompat Batu

Lompat batu adalah salah satu olahraga tradisional yang ekstrim. Lompat batu merupakan olahraga tradisional yang berasal dari Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Lompat batu dalam masyarakat Nias disebut sebagai fahombo batu yang berarti melewati tumpukan batu. Olahraga ini dilakukan sebagai ritual untuk menguji sejauh mana tingkat kematangan dan kedewasaan seorang laki laki yang akan menikah.

Baca Juga :

Jika ia mampu melompati tumpukan batu setinggi 2 meter tersebut, maka ia dianggap sudah resmi menjadi laki-laki dewasa dan pantas menjadi seorang kesatria.

Geudeu Geudeu

Geudeu Geudeu

Geudeu geudeu adalah olahraga seni bela diri yang berasal dari kabupaten Pidie provinsi Aceh. Geudeu geudeu mirip dengan olahraga phantol namun terdapat perbedaan yaitu panthol pertarungan satu lawan satu, tapi geudeu-geudeu merupakan pertarungan antara 2 tim beranggotakan masing masing 3 orang.

Tak sedikit peserta yang mengikuti pertandingan ini akan mengalami cedera. Baik itu cedera ringan atau berat. Bahkan pernah ada kejadian dimana peserta geudeu-geudeu meninggal dunia.

Pacu Jalur

Pacu Jalur

Pacu jalur merupakan contoh olahraga tradisional yang sangat terkenal di Riau. Mulanya, olahraga dayung ini hanya diselenggarakan di kampung-kampung sungai. Tetapi, saat ini pacu jalur telah menjadi event tahunan nasional yang biasanya akan diselenggarakan setiap 23-26 Agustus.

Pacu jalur menggunakan perahu dengan panjang 25-40 meter dan lebar 1,3-1,5 meter. Biasanya akan diisi oleh 40-60 orang. Menariknya, olahraga ini menjadi salah satu cabang olahraga yang rutin dipertandingkan dalam SEA Games.

Olahraga tradisional Indonesia sering kali diramaikan atau diperlombakan di saat momen-momen kemerdekaan. Tentunya, kegiatan ini juga tak kalah seru dan menegangkan, bahkan sebagian besar juga membutuhkan kekuatan otot sama halnya dengan olahraga lain.

© Copyright 2024 RING BASKET | BOLA BASKET - All Rights Reserved